Mencoba Untuk Mencerdaskan Diri Sendiri dan Bangsa

Aku untuk Negeriku, Bugiakso Blog Competition 2009Baru saja ana (20 Januari 2009) mendaftarkan blog ini menjadi peserta Lomba Blog Competition 2009-nya om Bugiakso. Lomba ini bertemakan “Aku untuk Negeriku”.

Selain untuk mencari hadiah (jujur aja :D), langkah ana ini bertujuan untuk mengenalkan blog ini di kancah dunia per-BLOG-an di tanah air. (kayak dunia persilatan aja).

Sekilas, blog ini bertemakan tentang agama Islam. Dan gak ada kaitannya dengan Bangsa ini. Namun kalo diteliti lebih mendalam, ternyata mungkin sangat bermanfaat ato jika boleh dikatakan sangat mendesak bagi rakyat dan pemimpin di Indonesia.

Alasan dari pernyataan ana di atas adalah sekarang bangsa Indonesia lagi diserang berbagai krisis di banyak bidang. Mulai dari ekonomi, politik, moral, sosial, budaya, dan yang paling parah adalah krisis dalam bidang agama dan kepercayaan (lebih tepatnya bidang agama aja kalee…).

Krisis ekonomi di mulai pada tahun 1998-an sampe sekarang. Dan kayaknya krisis ekonomi sampe sekarang, sepeda motor dan mobil semakin banyak aja ya? katanya krisis…! (gak ada hubungannya…).

Dan dari krisis politik, setelah lengsernya mendiang Pak Harto, kondisi politik di Indonesia malah semakin gak karuan, yang malah merambah pada kondisi keamanan di berbagai kota di Indonesia yang semakin gak aman. Inget tuh di Poso tahun 2001 lalu…(betul gak?)

Nah, dari sekian krisis di atas (baca : kehinaan dari Allah), hal yang paling mendasar yang  menyebabkan semua ini adalah jauhnya rakyat dan pemimpin di tanah air dari agamanya. (khususnya kaum muslimin…karena mayoritas kan muslimin — sekitar 168 juta).

Kita lihat pada jam-jam sholat, banyak kaum laki-laki muslimin dengan enaknya sante-sante, gak ikut sholat berjamaah. Masjid-masjid semakin maju shaf jamaahnya (maju, jangan bangga , harus sedih :( )

Kita lihat pada bulan puasa, banyak kaum muslimin di tempat umum dengan santenya makan dan minum, bahkan tidak sedikit yang merokok.

Kita lihat kaum wanita muslimah (jangan bilang muslimah KTP lho ya…), mengenakan baju dan celana adiknya (pakaian you can see) dengan PD-nya di tempat-tempat umum seperti mall, pasar, terminal, rumah sakit, dan lain-lain.

Kita lihat berita blog-blog yang setiap hari hampir ada saja kasus menyebarnya video, foto, dan artikel porno oleh kaum muda di Indonesia. (sangat gak bisa di banggain…). Sampe-sampe ana pernah dapat sticker yang berisikan kampanye JBDK (Jangan Bugil di Depan Kamera).

Kita lihat acara-acara di televisi tanah air yang acaranya sarat dengan eksploitasi wanita dan pembodohan massal (alias gak mendidik), contohnya : sinetron (isinya cinta-cintaan….n…pacaran..melulu…kalo gak gitu misteri 2 dunia…) trus iklan-iklan yang merebak/menjamur yaitu kayak “ketik Reg [spasi] BLA BLA BLA“, yang programnya kalo gak judi (brarti secara terang-terangan nih…), trus mistis, syirik, dan game yang membuat anak-anak muda semakin malas dan lupa dengan tugas-tugasnya.

Kita lihat banyak penyembah kubur, semoga ini tidak berlebihan, karena banyak wisata rohani (kilahnya sih…) ke kubur-kubur para wali dan meminta-minta barokah di sana. Ini bisa masuk ke dalam kesyirikan.

Kita lihat tersebarnya bid’ah. Banyak ibadah-ibadah dan ritual keagamaan yang tidak sesuai dengan perintah dan ajaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alihi wasallam tersebar di negeri ini.

Dan masih banyak fenomena-fenomena maupun kelakuan masyarakat yang menyimpang dan gak karuan lainnya.

Nah, sungguh benar kabar atau ramalan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam 14 abad yang lalu, bahwa jika kita meninggalkan urusan agama, niscaya Allah akan menimpakan krisis (baca lagi: kehinaan) kepada kaum muslimin.

Begini teks hadits dan terjemahannya :

hadits-12“Apabila kalian telah berjual beli dengan cara ‘inah [1]), dan kalian telah disibukkan dengan ekor-ekor sapi (peternakan), dan telah senang dengan bercocok tanam, dan juga kalian telah meninggalkan jihad, niscaya Allah akan timpakan pada kalian kehinaan kepada kalian,  Allah tidak akan cabut kehinaan tersebut hingga kalian kembali kepada agama kalian.[HR. Abu Dawud] [2]).

Jadi, solusi yang diberikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam di atas harus dilaksanakan oleh setiap muslim baik dari rakyat maupun pemimpinnya, karena agama ini adalah nasihat untuk semuanya.

Agama adalah nasihat

Kesimpulannya, untuk memperbaiki kondisi masyarakat dan pemimpin bangsa ini sesuai dengan fenomena-fenomena di atas adalah:

  1. Kerjakan shalat wajib tepat pada waktunya. Terutama shalat berjama’ah bagi laki-laki. Karena shalat berjama’ah sangat buuaanyak keutamaannya.
  2. Kita perkuat iman kita dengan belajar, karena tak mungkin seorang beriman (dengan sempurna) tanpa ilmu. Dan ilmu tidak akan didapat kecuali dengan sinau (belajar).
  3. Bagi para orang tua, khususnya yang mempunyai anak remaja, baik cewek maupun cowok (kok jadi gaul nih…), harap dijaga dengan baik dan dididik sedemikian rupa dengan agama, sehingga mereka mengerti apa itu aurat dan apa itu neraka.
  4. Masih kepada para orang-tua, jangan takut dan jangan sungkan untuk SEGERA menikahkan putra-putrinya yang sudah mampu agar terhindar dari fitnah syahwat. Terutama mahasiswa dan mahasiswi yang jauh dari orang tua (termasuk penulis sendiri, hik…hik…) agar segera minta nikah kepada orang tuanya, daripada pacaran yang sangat menjijikkan itu. Na’uudzubillah…
  5. Bagi para yang berwenang di bidang penyiaran televisi, buatlah acara yang mendidik, jangan terlalu mengeksploitasi kaum hawa, kurangi ato bahkan hilangkan acara-acara yang membuat generasi muda di tanah air semakin mundur dan hancur, karena Televisi sekarang ini merupakan media yang paling bisa membuat gaya hidup barat yang tidak sesuai dengan adat timur, masuk dengan seenaknya sendiri di rumah-rumah kita tanpa bisa kita seleksi terlebih dahulu.
  6. Setiap ummatku akan diampuni, kecuali yang terang-terangan.” Sabda Rasulullah Shallahu ‘alaihi wasallam ini memberi kabar gembira dan mengancam kepada hambanya. Jadi bagi yang suka mengumbar aurat, merokok, pacaran, mesum, dan maksiat yang lain  di tempat umum, maka terkena ancaman hadits ini.
  7. Jangan fanatik IMAM, KIAI, SYAIKH, MADZHAB, JAMAAH, USTADZ, KELOMPOK, dan lain-lain. Cari kebenaran yang hanya bener-bener datang dari Rasulullah dan para sahabatnya Semoga Allah meridhai mereka semuanya.

Masih banyak solusi dari permasalahan di atas. Namun karena keterbatasan waktu, tenaga, pikiran ana, maka cukuplah di atas sebagai solusi, namun yang penting kita semua mau kembali ke agama kita, yaitu berusaha sekuat tenaga menjalankan segala apa yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi apa-apa yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya.

(23 Muharram 1430)

al-Faqiir ilaa Rahmati Rabbi

Intan Faebruan Armudha



Sebarkan Postingan ini:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • PDF
This entry was posted in Lainnya and tagged , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Mencoba Untuk Mencerdaskan Diri Sendiri dan Bangsa

  1. bocahbancar says:

    Waduh Mbak ini gimana bacanya..

    Lier Euy…

    Pening ane..

    Lam kenal ja dech dan selalu semangatz…

  2. wARNA-WARNI…KAYAK PELANGI DI SIANG HARI PANAS…
    SALAM KENAL

  3. diodinta says:

    rame tenan……

    -salam kenal dari sesama peserta lomba blog-

  4. admin says:

    Salam kenal juga…

  5. aisyah says:

    Assalamu’alaykum……….dakwah bil hikmah, satu solusinya

  6. aisyah says:

    kaifa haluka akh intan?, la’alaka bikhoir…….

  7. admin says:

    to ai**ah : – wa’alaikumussalam. Setuju…
    - alhamdulillah, ana bi khair.

  8. Pingback: ::PalestinA::KitA::JugA:: « Adasemuanya’s Blog

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>