E-Book – PERINGATAN MAULID DALAM TINJAUAN SEJARAH

IlustrasiTanggal 12 rabi’ul awal telah menjadi salah satu hari istimewa bagi sebagian kaum muslimin.

Hari ini dianggap sebagai hari kelahiran Nabi akhir zaman, sang pembawa risalah penyempurna, Nabi agung Muhammad shallallahu alaihi wa ‘alaa alihi wa sahbihi wa sallam.

Perayaan dengan berbagai acara dari mulai pengajian dan dzikir jama’ah sampai permainan dan perlombaan digelar untuk memeriahkan peringatan hari yang dianggap istimewa ini.

Bahkan ada di antara kelompok thariqot (baca: aliran) yang memperingati maulid dengan dzikir dan syair-syair yang isinya pujian-pujian berlebihan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Mereka meyakini bahwa ruh Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam yang mulia akan datang di puncak acara maulid. Oleh karena itu, pada saat puncak acara pemimpin thariqot tersebut memberikan komando kepada peserta dzikir untuk berdiri dalam rangka menyambut kedatangan ruh Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam yang hanya diketahui oleh pemimpin thariqot.
Sungguh aqidah semacam ini sama persis dengan aqidah orang-orang hindu yang meyakini bangkitnya roh leluhur. Namun sayangnya sebagian kaum muslimin menganggap hal ini sebagai bentuk ibadah. Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’un, kesesatan mana lagi yang lebih parah dari kesesatan ini…

Nah… ana menyediakan ebook ini tuk didownload yang ana dapatkan dari akhi Ammi nur Baits (mahasiswa Al-Madinah International University)

Link-Link Download:

Sebarkan Postingan ini:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • PDF
This entry was posted in E-Book and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to E-Book – PERINGATAN MAULID DALAM TINJAUAN SEJARAH

  1. Ahlusunnah says:

    Anda harus lebih banyak lagi belajar agar anda tidak dengan mudah mengatakan sesat kepada mereka yang hari-harinya di lalui dengan ibadah. belajar lagi ilmu ushul fikih agar anda bisa memahami arti dari aturan agama kita.
    sabda nabi “barang siapa yang berkata kepada saudaranya (sesama muslim) kafir maka ketahuilah dia (orang yang mengatakan kafir) adalah sesungguhnya yang kafir”
    bagaimana dengan kata-kata sesat . . . . (bukankah itu sama saja??)
    Sabda Nabi “Aku tinggalkan dua pusaka kepada kalian, dan kalian tidak akan tersesat selama-lamanya selama menggunakan keduanya sebagai imam (petunjuk) yaitu Al-Quran dan Sunnah”
    pelajari dulu lebih dalam tentang Al-Quran dan Sunnah dan tentunya dengan guru yang ada mendampingi anda supaya anda tidak mudah mengatakan sesat. . .

    admin: betul, kita harus banyak belajar dan belajar tuk menghilangkan kebodohan kita. Cukup singkat jawaban dari ana bahwa dalil yang Antum bawakan tidak pada tempatnya. Dan malah menjadi bumerang bagi Antum, karena Apa? Coba Antum baca baik-baik ebook ini kemudian apakah Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam atau para shahabat Radhiyallahu ‘anhum pernah mengajarkan Maulid Nabi atau maulid shahabat? Tentu jawabannya tidak.
    Dan penilaian sesat itu bukan terhadap person tertentu akan tetapi perbuatannya secara umum, karena yang berhak memberikan kriteria sesat, kafir, itu cuma para ulama yang telah mumpuni dalam ilmunya. Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>